Selasa, 07 Februari 2017

LiFi, Master WiFi Abad ke 21!!

Internet Cepat - Semakin maju peradaban manusia, makin maju pula teknologi mereka. Apalagi yang berhubungan dengan jaringan internet dan WiFi. Internet yang dulunya cuma berada di kisaran 3G, sekarang sudah melesat ke 4G. Saat ini jaringan 4G diklaim memiliki jaringan internet tercepat dan paling stabil di dunia. Tak jarang perusahaan - perusahaan asing maupun lokal yang memakai jaringan ini untuk bisnis. Namun ada suatu jaringan WiFi yang kalau diuji kecepatannya melebihi jaringan 4G bahkan bisa disebut mustahil. Namanya adalah LiFi. Akan tetapi, apa itu LiFi dan bagaimana cara kerjanya? CEKIDOT!!

1. Apa itu LiFi?

















LiFi adalah singkatan dari Light Fidelity. Yaitu sebuah jaringan WiFi nirkabel yang memanfaatkan cahaya sebagai medianya.  Teknologi ini tidak lagi menggunakan frekuensi radio seperti WiFi. Di temukan oleh Profesor Harald Haas dari Universitas Edinburgh, Inggris. Dia merancang sebuah bola lampu LED agar LiFi bisa bekerja. Teknologi ini mampu mentransfer data dengan kecepatan yang gila, yakni 100 Gbps. Dan telah sukses didemonstrasikan pada sepasang smartphone Casio di Consumer Electronics Show tahun 2012 di Las Vegas.

2. Bagaimana Cara Kerja LiFi?














Agar Li-Fi bekerja, kita membutuhkan dua sumber cahaya yang berada pada masing-masing ujung perangkat. Sumber cahaya yang bisa digunakan yaitu LED atau detektor foto (Light Sensor). Saat cahaya LED menyala, cahaya sensor pada ujung perangkat lainnya akan mendeteksinya dan mengenalinya sebagai biner 1.
Lalu seperti apa sebuah data dapat dikirimkan dengan teknologi Li-Fi ini? Dalam jumlah cahaya LED tertentu tadi, sebuah pesan akan dapat dikirimkan, lalu ditangkap oleh detektor cahaya pada perangkat lainnya.  
Selanjutnya teknologi Li-Fi ini akan memakai beberapa warna pada cahaya LED. Jika warna-warna ini menyala bersama-sama maka hal ini akan menciptakan bangunan informasi yang sangat besar untuk dikirimkan secara sekaligus.
Saat ini saja hanya dengan penggunaan laser warna hijau dan laser warna merah dengan bersamaan sebuah data bisa terkirim pada kecepatan 1 Gbps. Bagaimana jika teknologi ini menggunakan banyak warna? Tentu saja kecepatannya akan berlipat-lipat.  Atau untuk lebih jelasnya, silakan lihat Cara Kerja LiFi.
3. Kenapa LiFi Bisa Begitu Cepat?
LiFi yang memiliki kecepatan data berkali-kali lipat dibandingkan dengan Wi-Fi ini disebabkan karena jenis LED yang merupakan semikonduktor punya sifat berbeda dari jenis lampu lain. Dengan sifat dan ciri-ciri seperti ini membuat LED mampu untuk beralih dari on ke off hanya dalam beberapa nanodetik atau miliar detik.
Nanodetik ini jika dikonversikan dalam kecepatan data setara dengan 1 Gb/s. Maka dari itu saat Wi-Fi hanya bisa mencapai 100 Mb/s kecepatan data, ini berarti LiFi memiliki kecepatan 10 kali lebih cepat dari Wi-Fi.
Itulah apa yang dimaksud LiFi. LiFi memiliki banyak keuntungan yang bisa kita terapkan, seperti dapat digunakan untuk mengontrol kondisi lalu lintas dengan lampu LED mobil, penggunaan lampu overhead pada pesawat, mampu mengurangi polusi elektromagnetik dari gelombang radio, dan lain - lain. 
Namun setiap ada keunggulan, pasti ada kelemahannya. Kelemahan dari LiFi adalah LiFi membutuhkan jarak pandang langsung ke perangkat tujuan dan tidak akan bekerja jika ada penghalang. Selain itu, kita juga membutuhkan receiver khusus, yaitu koneksi infra merah pada gadget kuno. Perangkat tujuan dari LiFi ini juga tidak boleh dipindah-pindahkan.  Tantangan berat lainnya adalah cara mengirimkan kembali data ke pemancar secara optimal. Jadi tidak ada yang sempurna. Walaupun LiFi diklaim bisa menggantikan peran WiFi di masa depan, LiFi masih memerlukan riset yang lebih mendalam lagi agar menjadi teknologi yang mumpuni. 
Demikian, semoga bermanfaat.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Write You Comment, Guys! ^_^